[Intro]
Di tengah hujan lampu kota, aku menunggu kau datang
Jejak langkahmu menari di kaca lalu aku termenung panjang
[Verse 1]
Cinta sejati katanya, tapi kau jauh di sana
Rindu membakar dada, seperti api yang tak pernah padam
Kau hadir di mimpi, lalu hilang lagi di pagi buta
Aku tetap setia menunggu, meski hati terasa rapuh
[Pre-Chorus]
Kau hilang, kau kembali, seperti lagu lama yang berulang
Semua luka lama terurai saat kau menyapa wajahku di bayangan
[Chorus]
Cinta sejati, meski galau membelenggu diri
Kau tetap di hati, walau jarak menggila di antara kita
Kalau tak bisa bersama, biar ku pegang janji yang kau bisikkan
Untuk selamanya, aku di sini menanti cintamu kembali
[Verse 2]
Langit mendung menutupi senyummu yang dulu bersinar
Aku menabung rindu, agar suatu saat kau kembali ke pelukku
Kalau malam tiba, kujaga foto kita berdua
Dan ku berdoa, agar waktu memihak pada cinta kita
[Pre-Chorus]
Kau hadir, kau hilang, seperti senja yang menua perlahan
Namun namamu tetap mengalir di setiap helaan nafasku
[Chorus]
Cinta sejati, meski galau membelenggu diri
Kau tetap di hati, walau jarak menggila di antara kita
Kalau tak bisa bersama, biar ku pegang janji yang kau bisikkan
Untuk selamanya, aku di sini menanti cintamu kembali
[Bridge]
Jika kau hilang lagi, biarkan aku tetap berdiri di sini
Menunggu kau kembali, menatap langit yang sama dengan dirimu
Hingga kau sadar bahwa cinta kita lah satu-satunya alasan hidupku
[Chorus]
Cinta sejati, meski galau membelenggu diri
Kau tetap di hati, walau jarak menggila di antara kita
Kalau tak bisa bersama, biar ku pegang janji yang kau bisikkan
Untuk selamanya, aku di sini menanti cintamu kembali
[Outro]
Di ujung hujan, aku masih menunggu kau kembali pulang
Cinta sejati tetap hidup di dada, meski badai belum selesai