[Intro]
Dingin langit menunggu jejak langkahku
Di tanah bambaira, aku menatap cahaya yang redup
[Verse 1]
Kau hilang di balik senja yang tenang, terasa terlalu dekat
Namamu tinggal sebagai getar di dada yang sunyi
Aku berjalan di antara bayang, menyimpan nada rindu
Mencari kau di setiap tiang, di setiap napas yang lewat
[Pre-Chorus]
Suara kau pernah menjadi kompas hari-hariku
Sekarang hanya gema yang membimbingku pelan
[Chorus]
Aku mencari bayangmu di ujung waktu
Kau hadir sebagai harapan yang menenangkan malam
Walau kau jauh, kau tetap di sini, di dalam dada
Kehadiranmu menyelinap lembut, menuntunku pulang
[Verse 2]
Riak kenangan membentuk jalan setapak di ujung pagi
Aku janji tak menyerah meski dingin menjerat langkah
Setiap suku kata yang kau ucapkan, ku simpan rapi
Seperti bintang kecil yang selalu kau titipkan pada langit hati
[Pre-Chorus]
Suara kau pernah menjadi kompas hari-hariKu
Sekarang hanya gema yang membimbingku pelan
[Chorus]
Aku mencari bayangmu di ujung waktu
Kau hadir sebagai harapan yang menenangkan malam
Walau kau jauh, kau tetap di sini, di dalam dada
Kehadiranmu menyelinap lembut, menuntunku pulang
[Bridge]
Lepas dari rindu yang menahan napas, aku menarik nafas baja
Kau hidup dalam sunyi yang damai, aku percaya kau ada di sana
[Chorus]
Aku mencari bayangmu di ujung waktu
Kau hadir sebagai harapan yang menenangkan malam
Walau kau jauh, kau tetap di sini, di dalam dada
Kehadiranmu menyelinap lembut, menuntunku pulang
[Outro]
Di bambaira, aku tetap menunggu jejakmu bersinar lagi
Hadirmu adalah pelajaran bahwa rindu bisa mereda dengan senyum kecil