Judul: “SPV Rasa Direktur, Supir Gonta-Ganti Muka”
[Intro – ramai]
Di kantor kita banyak cerita!
Ada yang gaya bos, ada yang pintar bicara!
Satu SPV rasa direktur!
Satu lagi supir… mukanya bisa berubah terus!
Hahaha… waduh, waduh!
[Verse 1 – SPV Rasa Direktur]
Ada SPV rasa direktur,
Kalau ngomong nadanya teratur,
Kerjaan orang semua diatur,
Tur… tur… tur… kayak punya kantor!
Nasibnya mujur, hidupnya makmur,
Dapat istri baik, cantik dan pintar!
Harusnya senyum, hidupnya tentram,
Eh… malah sibuk ngatur orang!
[Pre-Chorus]
Bang, santai bang… jangan tegang!
Kita ini bukan anak buah seorang pangeran!
Kalau bukan urusanmu, ya biarkan saja,
Nanti dikira jabatanmu naik tiga tingkat sekaligus!
[Chorus – catchy]
SPV rasa direktur… woi!
Gayanya bikin kantor bergetar!
SPV rasa direktur… woi!
Padahal sama-sama makan gaji, sadar!
Kalau semua mau diatur,
Siapa nanti yang jadi direktur?
Jangan sampai besok pagi
Datang kantor bawa meja direktur sendiri!
[Verse 2 – Dimas Si Supir]
Nah… datang Dimas si supir,
Mukanya lugu, senyumnya mengalir,
Kalau suasana mulai bergulir,
Mukanya pindah… kayak ganti gigi persneling!
Depan bos senyum paling manis,
Depan teman gayanya praktis,
Hari ini begini, besok lain lagi,
Waduh Dimas… mukanya berapa sih?!
[Pre-Chorus]
Kalau keadaan berubah arah,
Dimas pun pintar mengubah wajah,
Bukan sulap, bukan sihir,
Cuma pintar membaca situasi, Amir!
[Chorus – lebih ramai]
Dimas si supir… gonta-ganti muka!
Kiri senyum, kanan beda gaya!
Kalau semua orang sudah tahu,
Lama-lama bingung… ini Dimas yang mana?!
Dimas si supir… jangan kebanyakan gaya!
Kerja yang lurus bikin hidup tenang adanya!
Nggak perlu pintar memainkan cerita,
Yang penting jujur di depan semua!
[Bridge – saling sindir]
SPV bilang, “Ini harus begitu!”
Dimas bilang, “Siap, Pak, tentu!”
Begitu bos pergi dari situ…
“Lho… kok ceritanya berubah begitu?”
Hahaha!
Yang satu merasa paling berkuasa,
Yang satu pintar berganti suasana,
Kita yang lihat cuma bisa tertawa,
“Dua orang ini… memang ada-ada saja!”
[