[Intro]
Senyap pagi, bayangan ibu di meja makan
Jejak kaki kecilku, di balik nasi hangat itu ada doa
[Verse 1]
Kau gurau di dapur, tawa yang menyejukkan malam
Senyummu pelita di kala aku kehilangan arah
Pelukanmu, pelan-pelan menenangkan badai di dada
Terima kasih, Ibu, untuk setiap hal kecil yang kau ajarkan
[Chorus]
Rasa syukur tumbuh dari luka yang lembut terkenang
Kilitkan memori hangat pada dada yang kalut
Terima kasih yang tulus, aku tidak sendiri
Karena kasihmu, aku belajar bertahan, tetap menatap pagi
[Verse 2]
Kilasan kilau barang lama, meja kerja penuh catatan
Kau simpan rahasia kecil tentang keberanian tanpa suara
Saat sunyi meniup dingin, wewangian rumah kembali pulih
Ibu, kau adalah pelabuhan bagi langkah-langkahku yang ragu
[Chorus]
Rasa syukur tumbuh dari luka yang lembut terkenang
Kilitkan memori hangat pada dada yang kalut
Terima kasih yang tulus, aku tidak sendiri
Karena kasihmu, aku belajar bertahan, tetap menatap pagi
[Bridge]
Beban di pundak ringan saat kau genggam tanganku
Langkah kita seirama, meski jalan nyalam samar
[Chorus]
Rasa syukur tumbuh dari luka yang lembut terkenang
Kilitkan memori hangat pada dada yang kalut
Terima kasih yang tulus, aku tidak sendiri
Karena kasihmu, aku belajar bertahan, tetap menatap pagi
[Outro]
Terima kasih, Ibu, untuk semua pelajaran cahaya
Kau tetap di sana, di sini aku pulang lagi