[Intro]
Bayangan kota, api di tanah sabar
Kita ngadeg, nyawa tetap nentu
[Verse 1]
Nang manghadapi kasulita, bubuhan ngeremang kukuh
Batas-batas pln bungul tambak batubara, nyawa tersekat
Tutur kata busuk kapamimpinan, nyali jadi rindu keadilan
Tapi bubuhan tatap tabah, langkah maju terus berani
[Pre-Chorus]
Di udara berasap, air menipis, hati tak goyah
Menanti gerak kecil keadilan, seberkas cahaya
[Chorus]
Kita kuat meski badai nyala membakar malam
Kita berdiri, menantang gelap dengan dada besar
Kita meniti jalan, meski terbelenggu, takkan terhenti
Kita bangkit, bersama melawan kegelapan yang merintih
[Verse 2]
Badan demi badan, kita menahan haus dan kelabahan
Tangan bergetar, tapi tekad tak pernah retak
Kekurangan air membawa luka, tapi asa tetap membara
Kita tetap tegak, menggapai harapan di ujung peluh
[Pre-Chorus]
Di sela debu dan rintangan, kita merapatkan barisan
Satu suara, satu arah: keadilan untuk semua
[Chorus]
Kita kuat meski badai nyala membakar malam
Kita berdiri, menantang gelap dengan dada besar
Kita meniti jalan, meski terbelenggu, takkan terhenti
Kita bangkit, bersama melawan kegelapan yang merintih
[Bridge]
Arahkan pertempuran pada solusi, bukan hormat pada ego
Kebersamaan yang tulus menyejukkan tanah kejauhan
[Chorus]
Kita kuat meski badai nyala membakar malam
Kita berdiri, menantang gelap dengan dada besar
Kita meniti jalan, meski terbelenggu, takkan terhenti
Kita bangkit, bersama melawan kegelapan yang merintih
[Outro]
Sampai matahari kembali terang, bubuhan tetap bertahan
Langkah kami menyirat kasih, menuntun ke adil yang nyata