[Verse 1]
Naik panggung pakai jas baru,
Janji manis sampai berbusa,
Katanya rakyat nomor satu,
Besoknya rakyat lupa semua.
[Pre-Chorus]
Spanduk besar, senyum melebar,
Slogan hebat terdengar pintar,
Begitu kursi sudah didapat,
Janji hilang entah ke mana tersesat.
[Chorus]
Politik tipu-tipu, ayo kita tertawa,
Janji setinggi langit, hasilnya cuma wacana!
Politik tipu-tipu, kampanye luar biasa,
Pas sudah duduk di kursi, rakyat bilang, “Mana?”
[Verse 2]
Bagi sembako sambil bergaya,
Kamera nyala, senyum semua,
Katanya demi kepentingan bangsa,
Eh, ternyata ada kepentingan pribadi juga.
[Bridge]
Yang miskin disuruh sabar,
Yang kaya makin lebar,
Hukum katanya tajam sekali,
Tapi kadang tajamnya pilih-pilih sendiri!
[Chorus]
Politik tipu-tipu, ayo kita tertawa,
Janji setinggi langit, hasilnya cuma wacana!
Politik tipu-tipu, jangan mudah percaya,
Kalau janji terlalu manis, cek dulu buktinya!
[Outro]
Pemilu datang, janji bertebaran,
Rakyat bingung memilih pilihan,
Kalau ingin negeri berubah,