[Intro]
Di balik senyum, luka berdenyut pelan
Kisah hidup yang pernah retak menimba nanah waktu
[Verse 1]
Langkah jatuh di jalan sunyi, menapak jejak yang rapuh
Cinta pergi, tinggal Pisau tipis menggores ingatan
Air mata jadi hujan yang tak kunjung berhenti
Namun dalam dada, harapan kecil tetap berdetak
[Chorus]
Aku bertahan dengan luka yang terlalu nyata
Menyulam bekas di kulit jiwa yang rapuh
Walau badai sering datang tanpa permisi
Aku bangun, menatap fajar yang baru
[Verse 2]
Cerita lama berputar seperti film usang
Tokoh lama kembali, mengajar aku bertahan
Setiap luka adalah huruf dalam kisahku
Menyusun halaman baru dengan tangan gemetar
[Chorus]
Aku bertahan dengan luka yang terlalu nyata
Menyulam bekas di kulit jiwa yang rapuh
Walau badai sering datang tanpa permisi
Aku bangun, menatap fajar yang baru
[Bridge]
Di antara gelap, ada nyala kecil yang menuntun
Membisikkan arti dari semua penderitaan
Bahwa setiap akhir adalah awal yang menunggu
Langkahku sekarang dipenuhi pelajaran
[Chorus]
Aku bertahan dengan luka yang terlalu nyata
Menyulam bekas di kulit jiwa yang rapuh
Walau badai sering datang tanpa permisi
Aku bangun, menatap fajar yang baru
[Outro]
Kisah hidup yang tersakiti, kini berharga karena hidup masih berjalan