[Intro]
Halo Toto, Yarudi, Agung, yuheri, Rusidi, Pak Lurah, sedulur STM II Yogyakarta angkatan 90, tetaplah tersenyum
[Verse 1]
Kukisahkan jalan panjang yang berkerak, blues berderap rock menyelinap di dada
Teman-teman kita tetap kuat, meski hari tua kadang berhembus getir
Kita genggam gitar tua, nada-nada berderai seperti senja yang menetes keakrabannya
[Pre-Chorus]
Rangkul pagi, biar tetap terasa muda, walau jalan berliku tajam menggoda
[Chorus]
Tetaplah menikmati hari tua, biar tetap terasa muda
Kita tetap bernyanyi, meski langkah mulai pelan, tetaplah hidup dalam dentuman nada
Tetap menikmati hari tua, biar tetap terasa muda
[Verse 2]
Di bawah lampu kuning, cerita kita mengalir seperti arus sungai senyum yang berkilau
Sahabat-sahabat lama berjajar, tertawa kecil menenangkan luka lama
Kita genggam janji bersama, bahwa kebersamaan takkan padam meski waktu berjalan
[Pre-Chorus]
Rangkul pagi, biar tetap terasa muda, walau hari-hari penuh teka-teki
[Chorus]
Tetaplah menikmati hari tua, biar tetap terasa muda
Kita tetap bernyanyi, meski langkah mulai pelan, tetaplah hidup dalam dentuman nada
Tetap menikmati hari tua, biar tetap terasa muda
[Bridge]
Di sela senyap kota, doa-andai kita tetap satu irama
Jarum jam berhenti sejenak, kita menari di bawah kelam langit
[Chorus]
Tetaplah menikmati hari tua, biar tetap terasa muda
Kita tetap bernyanyi, meski langkah mulai pelan, tetaplah hidup dalam dentuman nada
Tetap menikmati hari tua, biar tetap terasa muda
[Outro]
Salam hangat untuk Toto, Yarudi, Agung, yuheri, Rusidi, Pak Lurah, sedulur STM II Yogyakarta angkatan 90
Tetaplah berjalan bersama, tetap terasa muda, sengat menikmati hari tua dalam irama kebersamaan