[Intro]
Di bawah lampu kamar kami yang redup, kita belajar berjalan bersama
Jemari terjalin erat, seperti janji yang tak lekang oleh waktu
[Verse 1]
Dulu kita muda, hati berdebar tiap langkah ke rumah kecil itu
Senja menari di jendela, kita tertawa meski dompet tipis, janji besar terasa dekat
Kini aku menatapmu, Adsman, dengan senyum getir namun penuh harap
Kau menjadi pelindung, bahkan saat badai mengamuk dalam malam panjang
[Chorus]
Kita telah menulis kisah dalam napas yang lembut
Kenangan manis tumbuh bersamamu, dalam tawa dan tangis
Anak-anak kita lahir one by one, Syafina di 2019, Syafika di 2021, Syafiyah di 2024
Cinta kita merenda rumah, menua namun selalu pulih saat pagi datang
[Verse 2]
Syafina menjejaki langkah pertama, ritme tangisnya jadi lagu keluarga
Kucing lirih di sudut kamar, ia tertawa saat kami menari pelan
Syafika menambah warna pada lienar hari-hari, wajahnya seperti ingatan masa muda
Syafiyah lahir di balik harapan, mata kita sama-sama menyalakan doa untuknya
[Pre-Chorus]
Di setiap sore kita mengingat, bagaimana waktu mengubah kita tanpa sempat kita sadar
Namun genggaman tangan tetap solid, meski badai datang silih berganti
[Chorus]
Kita telah menulis kisah dalam napas yang lembut
Kenangan manis tumbuh bersamamu, dalam tawa dan tangis
Anak-anak kita lahir one by one, Syafina di 2019, Syafika di 2021, Syafiyah di 2024
Cinta kita merenda rumah, menua namun selalu pulih saat pagi datang
[Bridge]
Kini kita melihat pigmen-pigmen pelangi di langit rumah kita
Setiap langkah kecil mereka adalah peluang baru bagi kita
Nostalgia menyapa, tetapi harapan membimbing kita ke depan
[Chorus]
Kita telah menulis kisah dalam napas yang lembut
Kenangan manis tumbuh bersamamu, dalam tawa dan tangis
Anak-anak kita lahir one by one, Syafina di 2019, Syafika di 2021, Syafiyah di 2024
Cinta kita merenda rumah, menua namun selalu pulih saat pagi datang
[Outro]
Dalam hening malam, kita terikat lebih kuat: janji, rumah, dan nama-nama kecil itu
Mereka adalah bab terindah dari perjalanan kita, ikatan keluarga yang abadi