[Intro]
Di balik senyum seorang ayah, Zanetta mendengar diam
Langkah kecilmu tumbuh perlahan, langkah besar menanti nanti
[Verse 1]
Ayah berkata, bangkitlah bila dunia menepuk dada kau keras
Tumbuhkan tekad seperti baja, tahan cuaca, tahan nyeri, tahan runyamnya keras
Langkahmu tak akan goyah, meski angin menuntut harga diri
Zanetta, dengar kata sunyi: berani itu memilih untuk bertahan
[Pre-Chorus]
Jangan takut jatuh, ayah ada di belakangmu menjaga napasmu
Peluk kelembutan, bangun dengan kuat, kuatkan hati untuk terus mencoba
[Chorus]
Baja di dada, nyala di mata
Kamu bisa, Zanetta, hadapi dunia yang kejam
Langkah bersama, tekad menyala
Menyongsong dewasa dengan hati yang tabah
[Verse 2]
Dunia memang keras, kata-kata tajam seperti badai malam
Tapi ayah mengajari cara berhenti menangis, lalu bangkit lagi lebih siap
Kamu bukan hanya mimpi, Zanetta: kau tiket menuju cahaya
Dengan disiplin dan kasih, kau akan menapak jejak yang nyata
[Pre-Chorus]
Jangan ragu, ayah menatap dari jauh, memberi napas untukmu
Kuatkan doa, kuatkan akal, hadapi segala ujian dengan tenang
[Chorus]
Baja di dada, nyala di mata
Kamu bisa, Zanetta, hadapi dunia yang kejam
Langkah bersama, tekad menyala
Menyongsong dewasa dengan hati yang tabah
[Bridge]
Ketika beban bertambah, ingat kata-kata ayah: bangun, percaya diri, lanjutkan langkah
Kamu tak sendiri, Zanetta, kami selalu di sini mendukungmu
[Chorus]
Baja di dada, nyala di mata
Kamu bisa, Zanetta, hadapi dunia yang kejam
Langkah bersama, tekad menyala
Menyongsong dewasa dengan hati yang tabah
[Outro]
Jangan lelah, Zanetta; ayah percaya, kamu kuat untuk bertahan