🎶 Saksi Angin Malam
Bait 1:
Angin yang lewat di malam yang sama
Pernah mendengar... sumpah janjimu
Kau tatap mataku... genggam tanganku erat
Bahwa takkan pernah... ada yang memisahkan kita
Bait 2:
Kini angin kembali... berhembus lewat tempat
Namun tak lagi... ada suaramu di sampingku
Kau bawa pergi... semua kata indah dulu
Meninggalkan aku... dengan satu pertanyaan
Reff:
Aku tak meminta... kau kembali kepadaku
Aku tak memohon... belas kasih di hatimu
Hanya satu hal... yang mesti kau pahami
Janji yang terucap... mesti kau hargai
Bukan sekadar kata... untuk menenangkan jiwa
Bait 3:
Jika tak mampu... tepati sampai akhir
Mengapa dulu... diucap begitu teguh?
Kepercayaan itu... mahal harganya bagiku
Jangan kau ingkari... jangan kau lupakan
Reff:
Aku tak meminta... kau kembali kepadaku
Aku tak memohon... belas kasih di hatimu
Hanya satu hal... yang mesti kau pahami
Janji yang terucap... mesti kau hargai
Karena bagiku... janji itu adalah hutang kehormatan
Penutup:
Angin malam... saksikan saja
Aku berdiri... tegak di sini
Bukan menanti... dirimu kembali
Tapi menanti... janji itu ditepati... perlahan... ditepatiGaya musik: Pop balada pelan, persis nuansa lagu "Terpisah Ruang dan Waktu". Tempo lambat, nada mengalir lembut. Cengkok mendayu, naik perlahan di bagian reff, turun lembut di akhir kalimat. Piano lembut di awal, melodi perlahan menguat tapi tetap tenang. Suara penyanyi wanita, jernih, bening, lembut, mendayu, penuh perasaan — sedih namun anggun, tidak berteriak. Irama mengalir panjang di setiap kalimat, ada jeda yang menyentuh hati.