[Intro]
Dengarlah doaku di sela malam yang sunyi
Aku berjalan pelan, tanganmu di dalam ingatan
[Verse 1]
Aku takut kehilanganmu meski kita baru berjalan sejauh ini
Rasa ini terlalu cepat berubah, seperti angin yang membawa pergi jejak
Kucuri doa agar kita tetap dekat, walau langit bisa pecah sendiri
Nyala harapanku berbisik, tetap bertahan di sisi satu sama lain
[Pre-Chorus]
Jangan biarkan detik-detik menipiskan kita
Kata-kata pun bergetar, tetaplah di sampingku
[Chorus]
Aku ingin kita berjalan berdampingan sampai akhir waktu
Menyimpan senyum dan tangis dalam genggam yang sama
Biarkan keikhlasan menuntun langkah kita menuju pagi
Jangan terlepas meski badai datang menghantam
[Verse 2]
Takut kehilangan membayangi langkah, aku mengucap pelan doa
Bahwa kita bisa menahan luka saat jarak mencoba memisahkan
Kuketuk pintu dada dengan keyakinan bahwa kita bisa bertahan
Mengikat cerita kita dengan ikatan tulus di hadapan-Nya
[Pre-Chorus]
Kau adalah sandaran ketika gemetar menguasai hati
Di napas terakhir malam ini, aku masih memilih bersamamu
[Chorus]
Aku ingin kita berjalan berdampingan sampai akhir waktu
Menyimpan senyum dan tangis dalam genggam yang sama
Biarkan keikhlasan menuntun langkah kita menuju pagi
Jangan terlepas meski badai datang menghantam
[Bridge]
Jika tanggal-tanggal menua, kita tetap di sini
Berdoa bersama, membangun cahaya di ujung hari
[Chorus]
Aku ingin kita berjalan berdampingan sampai akhir waktu
Menyimpan senyum dan tangis dalam genggam yang sama
Biarkan keikhlasan menuntun langkah kita menuju pagi
Jangan terlepas meski badai datang menghantam
[Outro]
Akan kupeluk janji kita, sampai jarak menutup mata
Kedua jiwa berdampingan, hingga akhir nyanyian ini