[Intro]
Di balik senja yang mulai redup, kita berhenti sejenak
Jejak langkah membeku, tapi suara hati berbisik pelan
[Verse 1]
Kau bilang kita harus berpisah, angin malam ini menahan napas
Aku menatap mata rinduku yang berkedip, takut kehilangan arah
Di keramaian, aku rasa pribadi kita seperti bayangan yang lama menunggu pulang
Adakah jalan untuk tetap dekat, meski ragu menguasai dada
[Pre-Chorus]
Jangan pergi terlalu jauh, jangan biarkan malam memahat perpisahan
Kau dan aku masih punya cerita yang belum selesai dituturkan
[Chorus]
Tanya pada hati, apakah kita bisa bertahan di sini
Di antara bisik gelap, aku memohon kau tetap di sisiku
Jangan hilang ovos di balik keraguan, tetap dekat, tetap di sini
Dariku hanya satu kata: tetaplah bersama, meski lampu mereda
[Verse 2]
Kau menyentuh tanganku dengan gemetar, seperti hujan yang malu-malu
Aku menahan luka, menghidupkan nada-nada kecil untuk menenangkan
Setiap detik terasa berat, namun aku memilih untuk menahan badai
Karena janji kita berakar kuat, lebih dalam dari kata lala yang menipu
[Pre-Chorus]
Ku tak sanggup melihatmu hilang dari pelupukku
Malam menutup mulut kita, tapi hati berteriak untuk bersatu
[Chorus]
Tanya pada hati, apakah kita bisa bertahan di sini
Di antara bisik gelap, aku memohon kau tetap di sisiku
Jangan hilang obat di balik keraguan, tetap dekat, tetap di sini
Dariku hanya satu kata: tetaplah bersama, meski lampu mereda
[Bridge]
Kalau kita harus memilih, aku pilih kita, tanpa ragu lagi
Biarkan malam jadi saksi, bahwa cinta kita bisa menahan gelap
[Chorus]
Tanya pada hati, apakah kita bisa bertahan di sini
Di antara bisik gelap, aku memohon kau tetap di sisiku
Jangan hilang obat di balik keraguan, tetap dekat, tetap di sini
Dariku hanya satu kata: tetaplah bersama, meski lampu mereda
[Outro]
Malam berlalu, kita berjalan perlahan, tangan bertaut erat
Kehadiranmu mengusir bayangan, dan aku percaya kita bisa melangkah lagi