[Intro]
Desi berdiri di tepi malam, pikiran berputar tanpa henti
Lampu kota berkelip, janji-janji sering bersembunyi
[Verse 1]
Pusing memikirkan uang, layar memo berkedip tanpa henti
Keinginan kaya menari di mata, sendu menempel di dada
Harap dan cemas berkelindan, langkah terasa berat
Tangan mencoba meraih mimpi, jalanan memberatkan langkah
[Chorus]
Kau lihat aku berdarah tekad, menapak meski kerikil tajam
Harapan jadi peluit, menggedor dada tanpa henti
Mencari jalan di depan kabut, percaya pada diri sendiri
Cahaya kecil di ujung lorong, memimpinku maju
[Verse 2]
Dorongan kuat untuk kekayaan datang dengan cara apa pun
Namun kimia hati menimbang risiko di setiap pintu
Frustrasi miringkan arah, namun tekad tak luntur
Aku belajar menahan ego, memilih jalan yang benar
[Bridge]
Kalau jalan berkelok, aku akan tetap berjalan
Mimpi bukan hanya uang, tapi tujuan yang membentukku
Di tengah ketidakpastian, satu tekad tetap jelas
Aku bangkit lagi, langkahku takkan mundur
[Chorus]
Kau lihat aku berdarah tekad, menapak meski kerikil tajam
Harapan jadi peluit, menggedor dada tanpa henti
Mencari jalan di depan kabut, percaya pada diri sendiri
Cahaya kecil di ujung lorong, memimpinku maju
[Outro]
Desi, tetap bertahan, sampai mimpi jadi nyata
Dalam gelap pun kau temukan jalannya