[Intro]
Langkah berat di bawah matahari yang sama
Mengenang jejak waktu yang tak mau berhenti
[Verse 1]
Hari-hari berjalan, walau langkahku tergesa-gesa
Detik-detik merapuhkan beban di dada
Tangan gemetar, mata menatap horizon jauh
Namun kaki tetap menapak, menunggu arah yang benar
[Pre-Chorus]
Aku hitung napas seperti detak jam tua
Harapan tersekat di ujung senyum yang rapuh
[Chorus]
Aku berjalan meski langit berat menunduk
Harapan menyalakan api di dalam dada yang pudar
Ketekunan menjadi pelindung di setiap langkah
Sampai sore berubah jadi pagi, aku tetap melangkah
[Verse 2]
Rasa muak datang seperti gelombang yang datang perlahan
Aku menelaah diri, menata ulang bingkai luka
Masa lalu menarikan bayangan di ujung mata
Aku pelajari jalan yang sudah kupilih, menerima alur hidup
[Pre-Chorus]
Aku tarik napas panjang, biar waktu mengajari sabar
Ada luka, ada refleksi, ada ruang untuk menerima
[Chorus]
Aku berjalan meski langit berat menunduk
Harapan menyalakan api di dalam dada yang pudar
Ketekunan menjadi pelindung di setiap langkah
Sampai sore berubah jadi pagi, aku tetap melangkah
[Bridge]
Di ujung rindu, kutemukan tujuan kecil
Senyum pada diri sendiri yang dulu takut gagal
[Chorus]
Aku berjalan meski langit berat menunduk
Harapan menyalakan api di dalam dada yang pudar
Ketekunan menjadi pelindung di setiap langkah
Sampai sore berubah jadi pagi, aku tetap melangkah
[Outro]
Langkah ini memanjang, tapi aku tetap berjalan
Mengakui luka, merangkul masa depan yang perlahan datang