[Intro]
Langit senja membisik namanya, Iwi
Bayangan kita dulu menari di ujung senyum
[Verse 1]
Aku menjaga luka seperti keepsake di saku jubah lama
Saat aku menatap kosong lukisan kita di dinding kaca
Kau kini tertawa dengan dia, di jalan yang tak lagi kita pijak
Ku tersenyum pelan, pura-pura kuat, menahan deru gasap air mata
[Pre-Chorus]
Kenangan datang tanpa undangan, mengetuk pelan pintu jiwa
Kubiarkan ia lewat, meski kau tak lagi ada di sana
[Chorus]
Rindu ini tetap hidup, meski kau sudah jadi milik orang lain
Bayangmu menghindar, lalu kembali menyesap napas di dada
Ku pasrah pada kenyataan, menjaga hati yang rapuh tanpa kau
Iwi, kau selalu di sini, meski kau bahagia tanpa aku
[Verse 2]
Aku menulis sepatah dua kata yang tak akan kau baca
Tentang malam-malam sunyi yang kita janjikan berbeda arah
Aku berjalan pelan meniti sisa harapan di trotoar kota
Mengingat pelukan yang dulu hangat, sekarang hanya cerita lama
[Pre-Chorus]
Setiap detik menatap jam tua, aku teringat janji suci dulu
Kau tersenyum pada bayangan, dan aku belajar ungkap rindu perlahan
[Chorus]
Rindu ini tetap hidup, meski kau sudah jadi milik orang lain
Bayangmu menghindar, lalu kembali menyesap napas di dada
Ku pasrah pada kenyataan, menjaga hati yang rapuh tanpa kau
Iwi, kau selalu di sini, meski kau bahagia tanpa aku
[Bridge]
Jika waktu bisa memulihkan luka, aku akan menambah lagi hari-hari
Membiasaikan langkahku untuk berdiri, meski kehilangan mengiris pelan
[Chorus]
Rindu ini tetap hidup, meski kau sudah jadi milik orang lain
Bayangmu menghindar, lalu kembali menyesap napas di dada
Ku pasrah pada kenyataan, menjaga hati yang rapuh tanpa kau
Iwi, kau selalu di sini, meski kau bahagia tanpa aku
[Outro]
Saat senja menutup mata, aku berbisik ke langit yang merindu juga
Terima kasih telah menjaga kisah kita, meski kita tidak lagi bersama