[Intro]
Hujan sore membasahi jendela, jejak yang tak lagi bersuara
Kita dulu berjalan pelan, di antara kenangan yang samar
[Verse 1]
Rindu terajut dari luka yang tak sempat sembuh
Ruang kosong di hati, seperti kamar yang berdebu
Senja menatap kita dari balik kaca lamunan
Kau pernah hadir, kini hanya bayang yang sisa terang
[Pre-Chorus]
Namun aku belajar mengerti, bahwa perpisahan bisa damai
Bahwa pelajaran dari masa lalu menuntun langkah ini
[Chorus]
Kenanganmu masih hidup di sini, di dalam bisik hujan sore
Senyum kita tidak lagi menari, tapi tidak juga hilang
Aku merangkai hari depan sambil menjaga jejak kita tetap pelan
Karena cinta yang tuntas bukan berarti kehilangan fajar yang lain
[Verse 2]
Kau hadir dalam album lama, di antara tawa yang dulu kita bagi
Cerita kita jadi peluit pelan yang menenangkan hati
Tak ada lagi kita berjalan bersama, namun tetap menjaga jejak
Akan ada akhirnya yang damai, meski jarak mengajar kita tenang
[Pre-Chorus]
Kau hidup dalam ingatan, seperti lampu kecil di ujung lorong
Menyinari langkah yang perlahan melangkah ke masa depan
[Chorus]
Kenanganmu masih hidup di sini, di dalam bisik hujan sore
Senyum kita tidak lagi menari, tapi tidak juga hilang
Aku merangkai hari depan sambil menjaga jejak kita tetap pelan
Karena cinta yang tuntas bukan berarti kehilangan fajar yang lain
[Bridge]
Jika suatu saat kau tersenyum di antara hujan dan waktu
Ingatlah aku yang menunggu di balik kaca kenangan
Tak perlu ada kata perpisahan yang berat, cukup damai
Kita melangkah dengan sisa cinta yang tidak pernah pudar
[Chorus]
Kenanganmu masih hidup di sini, di dalam bisik hujan sore
Senyum kita tidak lagi menari, tapi tidak juga hilang
Aku merangkai hari depan sambil menjaga jejak kita tetap pelan
Karena cinta yang tuntas menutup luka tanpa menambah luka baru
[Outro]
Hujan mereda, ruangan sunyi kembali bersih
Aku menyimpan kenangan sebagai hadiah yang tidak pergi
Selamat tinggal dengan damai, hingga kita bertemu lagi di ingatan yang tenang