Istriku
Tak perlu suaraku meninggi untuk memintamu patuh,
Sekarang aku tahu, hatimu jauh lebih teduh.
Aku hanya ingin kita bertetangga hingga ke Jannah,
Membangun rumah di sana, dengan sujud yang istiqomah.
Cinta kita bertetangga di langit kelak,
Bersama selamanya di hadapan Sang Maha Cinta,
Doa dan kasih jadi rumah kita.
Istriku
Basuhlah wajahmu dengan air yang suci,
Biarkan doa-doa kita berpelukan di keheningan.
Sebab cintaku padamu tak hanya napas di dada,
Tapi ingin bersamamu, selamanya di hadapan Sang Maha Cinta.
Cinta kita bertetangga di langit kelak,
Bersama selamanya di hadapan Sang Maha Cinta,
Doa dan kasih jadi rumah kita.
Di hadapan cinta-Nya kita bersujud.