[Intro]
[Verse 1]
Di sudut ruang yang sepi membisu
Debu menari perlahan di cahaya temaram
Kursi kosong itu masih menyimpan hangat
Meski raga telah pergi ke alam yang tak bertepi
Aku duduk di sini, memeluk hening
Membiarkan air mata berbicara tanpa suara
[Chorus]
Selamat jalan, kasih yang paling dalam
Bukan perpisahan, hanyalah perubahan bentuk
Kau kini menjadi embun di pagi hari
Menjadi bisik angin yang menyapa pipiku
Jangan bersedih untukku yang tertinggal
Karena cintamu abadi, melampaui waktu dan mati
[Verse 2]
Setiap langkah kaki di lantai kayu
Masih bergema seperti tawamu yang renyah
Foto usang di dinding tersenyum lebar
Mengingatkan bahwa bahagia pernah singgah sempurna
Rasa sakit ini bukan tanda kehilangan
Melainkan bukti betapa dalamnya kau pernah ada
[Bridge]
Malam mungkin terasa panjang dan dingin
Namun bintang-bintang adalah matamu yang terjaga
Aku akan belajar bernapas perlahan
Mendengar bisik sunyi yang kau tinggalkan
[Chorus]
Selamat jalan, kasih yang paling dalam
Bukan perpisahan, hanyalah perubahan bentuk
Kau kini menjadi embun di pagi hari
Menjadi bisik angin yang menyapa pipiku
Jangan bersedih untukku yang tertinggal
Karena cintamu abadi, melampaui waktu dan mati
[Outro]
Di ujung senja, hati berbisik lembut
Angin membawa namamu ke balik kaca wajah malam