[Intro]
Di bawah langit lama kita berjalan pelan
[Verse 1]
Dulu kau berjanji sehidup semati, tak terucap terlalu cepat
Kau sisipkan mimpi di sela napas kita, berharap takkan pudar
Kini jalan kita berpisah tanpa kata, hanya senyap yang menahan air mata
Aku berhitung kenangan, satu per satu, seperti bintang yang tenggelam perlahan
[Chorus]
Janji itu masih di udara, tinggal genggam kaca tipis
Kalau kita bisa jumpai lagi, kupeluk kau dengan janji yang sama
Namun waktu berjalan, menghapus jejak kita di pasir sunyi
Aku menunggu di ujung jalan, menanti secercah kemungkinan
[Verse 2]
Bandul kenangan berputar, suaraku menghilang di antara bisu
Aku mencoba percaya, bahwa kita bisa menata kembali layaknya cerita lama
Tapi luka itu menulis ulang rima kita, perlahan menggurat hati
Kalau kau datang dengan senyum, mungkin aku bisa memaafkan dan mulai lagi
[Chorus]
Janji itu masih di udara, tinggal genggam kaca tipis
Kalau kita bisa jumpai lagi, kupeluk kau dengan janji yang sama
Namun waktu berjalan, menghapus jejak kita di pasir sunyi
Aku menunggu di ujung jalan, menanti secercah kemungkinan
[Bridge]
Mungkin kita butuh jarak untuk melihat arah yang benar
Mungkin aku perlu bernafas, melepas beban yang lama
[Chorus]
Janji itu masih di udara, bukanlah kehilangan selamanya
Kalau kau siap kembali, aku akan sambut dengan tangan terbuka
Waktu tetap berjalan, tapi hati bisa belajar perlahan
Aku menunggu di ujung jalan, menanti secercah kemungkinan
[Outro]
Dulu kita berjanji sehidup semati, sekarang kita menapak langkah sendiri
Namun kenangan itu tetap ada, menunggu kita pada suatu waktu