[Intro]
Whispers in neon, hearts on pause
Rain on the window, counting your flaws
[Verse 1]
Kijangianmu hilang di balik layar, aku tetap menunggu di tepi kota
Suara bass malam menelusuri luka lama, aku belajar berdiri meski terasa rata
Kau bilang kita cukup, tapi sekuat apa pun aku masih menyimpan namamu di dada
Gelapnya ruangan, senyapku bersuara, aku menari sendiri di antara sisa-sisa rasa
[Pre-Chorus]
Ku hancurkan waktu untukmu, tapi waktu tak repot mencari jalan balik
Langkahku berat, tapi hati masih berani melangkah
[Chorus]
Dalam suaraku yang retak, kau masih ada di setiap nada
Hybrid suara kita menipu, aku jatuh lagi pada kalimat-kalimatmu yang fana
Ditinggalkan di dalam kota yang tak pernah berhenti berdenyut
Sebelum aku menutup mata, biarkan aku menghapus rindumu perlahan
[Verse 2]
Cahaya lampu kota seperti jarum, menuliskan kita di kaca yang basah
Irama elektronik meneduhkan, tapi air mata tetap menetes seperti hujan deras
Kau pergi dengan senyum yang tak sepenuhnya, aku menata ulang mimpi yang patah
Setiap getar gitar elektrik menyanyikan janji yang tak lagi ada
[Pre-Chorus]
Ku hancurkan waktu untukmu, tapi waktu tak repot mencari jalan balik
Langkahku berat, tapi hati masih berani melangkah
[Chorus]
Dalam suaraku yang retak, kau masih ada di setiap nada
Hybrid suara kita menipu, aku jatuh lagi pada kalimat-kalimatmu yang fana
Ditinggalkan di dalam kota yang tak pernah berhenti berdenyut
Sebelum aku menutup mata, biarkan aku menghapus rindumu perlahan
[Bridge]
Aku merapikan bayangan kita di sudut-sudut sunyi
Menyusun ulang cerita dengan ritme yang lebih sendiri
[Chorus]
Dalam suaraku yang retak, kau masih ada di setiap nada
Hybrid suara kita menipu, aku jatuh lagi pada kalimat-kalimatmu yang fana
Ditinggalkan di dalam kota yang tak pernah berhenti berdenyut
Sebelum aku menutup mata, biarkan aku menghapus rindumu perlahan
[Outro]
Pelan-pelan aku bangkit, membiarkan bayanganmu menjadi pelajaran
Dan biarkan lagu ini mengantar aku ke pagi yang lebih terang