[Intro]
[Verse 1]
Kukirim rindu dengan tangan terbuka
Kau balas dengan pintu yang tak lagi sama
Tak ada marah, tak ada badai
Hanya diam yang lebih tajam dari pisau
[Verse 2]
Pedihnya balasmu bukan kata kasar
Melainkan nada yang sudah hambar
Aku jadi asing yang salah alamat
Padahal kemarin kau sebut aku rumah
[Pre-Chorus]
Aku bertanya, masihkah ada kita?
Kau jawab pelan
[Chorus]
"Sudah, jangan diungkit lagi"
Satu kalimat pendek dan dingin
Cukup untuk meruntuhkan langit
Yang kubangun bertahun-tahun
Pedihnya balasmu
Bukan kau pergi
Tapi kau menyambut
Dengan hati yang sudah tak di sini
[Bridge]
Ternyata luka paling perih
Bukan ditinggalkan
Tapi disambut hampa
Oleh hati yang sudah tak tinggal di sana
[Pre-Chorus]
Aku bertanya, masihkah ada kita?
Kau jawab pelan
[Chorus]
"Sudah, jangan diungkit lagi"
Satu kalimat pendek dan dingin
Cukup untuk meruntuhkan langit
Yang kubangun bertahun-tahun
Pedihnya balasmu
Bukan kau pergi
Tapi kau menyambut
Dengan hati yang sudah tak di sini
[Outro]