[Intro]
Di antara keramaian dan sunyi langit, kita saksikan cahaya tiga huruf: S, F, Z, A, M.
[Verse 1]
Safwan teguh pada iman, senyum tenang menenangkan langkah,
Faiz bijak menakar badai dengan doa yang setia,
Zaky, Afdal, Maman—tangan mereka rendah hati, hati mereka mulia.
Mereka berjalan bersama, tiang percaya pada sesama, peduli tanpa pamrih.
[Chorus]
Ketika mereka berjalan, dunia sejuk terang,
Keteladanan mereka memeluk langkah kita perlahan,
Hati mereka tulus, sedekah mengalir tanpa suara,
Sesama diingatkan: kita bisa menjadi lebih baik.
[Verse 2]
Mereka rajin sholat, mengaji, menjaga shaf pada hari penuh tertata,
Sedekah jadi nyali, menebar harapan di antara keramaian,
Ketulusan hati mengikat persahabatan, membangun keramahan sejati,
Saling tolong, saling merangkul, senyum hangat mewarnai jalanan.
[Chorus]
Ketika mereka berjalan, dunia sejuk terang,
Keteladanan mereka memeluk langkah kita perlahan,
Hati mereka tulus, sedekah mengalir tanpa suara,
Sesama diingatkan: kita bisa menjadi lebih baik.
[Bridge]
Di taman kota, di pangkal keramaian, di relung alam,
Senyuman mereka jadi jembatan, obrolan ringan jadi awan putih,
Kebersamaan tumbuh, doa kita saling menguatkan.
[Verse 3]
Gagah perkasa dalam diam, hielding peduli dalam tindakan,
Rasa empati menyalakan harapan pada setiap wajah yang lelah,
Keimanan tidak menjauhkan diri, melainkan menarik kita lebih dekat,
Akar persahabatan mereka tumbuh di ladang kasih dan kerja keras.
[Chorus]
Ketika mereka berjalan, dunia sejuk terang,
Keteladanan mereka memeluk langkah kita perlahan,
Hati mereka tulus, sedekah mengalir tanpa suara,
Sesama diingatkan: kita bisa menjadi lebih baik.
[Outro]
Biar langkah kita menapak pelan, seperti mereka: penuh cahaya,
Menjadi teladan bagi semua orang, agar iman, akhlak, dan kasih bertambah, sampai akhir."