[Intro]
Gegap gempita malam Medan, bass beton berdenyut
Langit kota berkedip, lampu neon seperti pulsa
Tanah pavement bergetar, detak mesin berdansa
Tanpa vokal di awal, biarkan ritme bercerita
[Verse 1]
Kaca-kaca tinggi memantulkan bayangku, aku si DJ penjelajah
Tantangan menanti di tiap lorong, aku tidak mundur meski getir
Bass menelan gelap, sendat di dada, aku cari celah ruang
Kota berdenyut, kita kejar kecepatan, kita bentangkan garis kemenangan
[Pre-Chorus]
Ritme memerah di dada, kompetisi seperti api yang tak henti
Langkah lampu mengikuti irama, setiap putaran menimbang nyali
[Chorus]
Bass beton mengguncang, kita bertarung di lantai neon
Energi klub jadi napas, mari kita menangkan malam ini
Maafkan kata-kata, tak ada vokal, cuma dentum yang bergaung
Medan berdiri di belakangku, kita tak pernah menyerah
[Verse 2]
Panggung kecil, suara crowd jadi cumi, kita memikat dengan getar
Scratch dan drop memetakan rute, aku baca peta kota dari bass
Setiap drop adalah tantangan baru, aku menapak di garis finish halus
Kota menunggu aku menyala, aku jawab dengan ritme yang tidak pernah padam
[Pre-Chorus]
Ritme memerah di dada, kompetisi seperti api yang tak henti
Langkah lampu mengikuti irama, setiap putaran menimbang nyali
[Chorus]
Bass beton mengguncang, kita bertarung di lantai neon
Energi klub jadi napas, mari kita menangkan malam ini
Maafkan kata-kata, tak ada vokal, cuma dentum yang bergaung
Medan berdiri di belakangku, kita tak pernah menyerah
[Bridge]
Di setiap detik, lonceng kota berdentang, aku tetap fokus
Gema bass menitik di sudut-sudut jalan, kita harmonikan klakson
[Chorus]
Bass beton mengguncang, kita bertarung di lantai neon
Energi klub jadi napas, mari kita menangkan malam ini
Maafkan kata-kata, tak ada vokal, cuma dentum yang bergaung
Medan berdiri di belakangku, kita tak pernah menyerah
[Outro]
Bass perlahan redup, kota menarik napas, cerita berlanjut
Tanpa vokal di akhir, kita biarkan lantai bicara